27 April 2008

Satu Tahun Selamat Pagi Berbagi

“Kangen Band belum confirm neh”
“Tukul masih aku jajaki, kira-kira berapa segmen ya dia?”

Itulah sekelumit percakapan di antara tim Selamat Pagi di sebuah pagi di bulan Desember 2007. pertemuan dadakan ini untuk mempersiapkan gelaran setahun Selamat Pagi yang tayang perdana pada tanggal 8 Januari 2007. diskusi melibatkan semua lini, mulai dari Eksekutif Produser hingga kawan-kawan UPM dan RCD. Berbagai gimmick kita simulasikan bahkan beberapa rekan associate dan creative telah menjajaki arena panggung Maksima Dunia Fantasi Ancol untuk bakal lokasi pesta ultah. Mengingat terbatasnya studio 7 dan mahalnya biaya studio 9, kami sepakat melakukan rekaman di luar. Pertimbangannya, set dan suasana di luar akan lebih heboh.

Namun mepetnya waktu persiapan ditambah sulitnya pengurusan ini-itu di kantor akibat libur puaanjaaang dari 20 Desember hingga 4 Januari memaksa kami harus berpikir, mau pesta tapi dananya dari mana? Sponsorship sudah cuti, Finance tutup buku, nah loh….

28 Desember, sebagian kru yang masih berkantor kembali diskusi. Pesta ulang tahun Selamat Pagi dengan budget minim? Waduh ini sama saja latah tapi nekad alias cuma ngekor kehebohan perayaan ulang tahun program-program di Transcorp selama ini.

“kenapa sih kita ga ngasih sumbangan aja, kan bencana lagi di mana-mana, empati dikitlah”

Sontak ucapan seorang kawan ini menyadarkan kami. Ternyata dinginnya AC ruangan di lt. 5 ini nyaris mematirasakan hati kami. Lewat diskusi hingga hampir tengah malam, terancanglah perayaan ulang tahun dengan konsep awal “peduli bencana”. Semua tayangan akan memberitakan kondisi pasca bencana dan nasib warga. Untuk daerah bencana dipilihlah Muara Baru di Jakarta Utara dan Sragen, Jawa Tengah. Tim peliput pun dibentuk, reporter tamu Rieska Arbi akan membuat Live on Tape di Sragen sementara Lucy Wiryono akan mendatangi Muara Baru.

Keesokan hari, semua kawan mulai melakukan langkah taktis, menghubungi kontributor daerah untuk memetakan situasi daerah bencana, mendata anak-anak yang akan kami undang ke acara ultah, menjajaki manajemen Dufan untuk menggratiskan 100 orang menikmati semua wahana hingga mencari judul episode. Akhirnya 1 TAHUN SELAMAT PAGI BERBAGI kita sepakati menjadi tagline episode ulang tahun pertama Selamat Pagi.

Menjelang tanggal 1 Januari, tensi kerja meningkat. kata-kata bijak: Niat baik selalu berbuah baik ternyata benar adanya. pembuatan kaos untuk anak-anak dapat dikejar dalam beberapa hari, spanduk tema pun tak perlu menunggu lama, Departemen Kesehatan pun siap mengirimkan 1 truk obat-obatan sesuai kebutuhan pengungsi bahkan manajemen sebuah hotel berbintang empat di Jakarta mengabarkan akan mengirimkan kue ulang tahun berukuran 1 x 1 meter, wow…

Hari H pun tiba, Jumat pukul 10 pagi, bus pembawa 50 anak-anak Muara Baru tiba di pintu Ancol. Saat pembagian kaos, mereka tampak suka cita. Kegembiraan kian terasa ketika mereka bisa bertemu sapa dengan Desy Ratnasari dan Adi Nugroho.


Meski rekaman berlangsung di bawah awan mendung, wajah cerah rombongan mewarnai semua tahap pengambilan gambar. Tak hanya anak-anak, semua kru liputan dan rekaman Selamat Pagi plus editor setia kami, bergembira merasakan goyangan perahu Kora-Kora, Putaran Ontang Anting hingga ombang ambing ala Tornado.


Usai berbasah ria di Arung Jeram, semua peserta berkumpul di bawah tenda. Sebuah kue tart coklat besar terpampang lezat di depan para host dan anak-anak. Ikut mendampingi pemotongan kue ini, Direktur Keuangan dan SDM Trans7 ibu Suswati Handayani, pemimpin redaksi ibu Titin Rosmasari beserta kepala Departemen dan Eksekutif Produser News dan Produksi.

Setelah dipotong untuk anak-anak, undangan dan kru ternyata ukuran kue hanya berkurang seperempat, walhasil rezeki memang gak kemana-mana, kue pun dipotong kembali namun dengan ukuran lebih besar dan diberikan kepada anak-anak untuk dibawa pulang. Wajah anak-anak pun makin sumringah, membawa kue lezat untuk adik dan kakak mereka.


Lelah sehari terbayar sudah. Usai bersalaman dan berterima kasih dengan sesama peserta dan undangan, kami pun kembali berkumpul. Perayaan ulang tahun tak selalu identik dengan pesta pora dan musik hingar bingar.
Senyum dan genggaman tangan anak-anak Muara Baru menebalkan hati kami untuk berlari di tahun 2008 seraya berjanji menjadikan Selamat Pagi, pilihan informasi terlengkap di pagi hari. Artinya: semoga kinerja program Selamat Pagi terus meningkat amiiinnn....

selamat ulang tahun Selamat Pagi
selamat berkarya menjadi yang terbaik

selamatpagi 2007 - 2008















ditulis oleh mufthi akbar
produser selamat pagi

Tidak ada komentar: